HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KELELAHAN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP TINGKAT STRES KERJA PADA TENAGA KERJA KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG TERMNIAL BOARDING DIBANDARA BOLAANG MONONDOW KECAMATAN LOLAK KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW

Authors

  • Natalia Rumondor Author
  • Toar U.Y. Pangkey Author
  • Shirly S. Lumelno Author

Keywords:

Kelelahan Kerja, Beban Kerja, Stres Kerja, Tenaga Kerja Konstruksi, Proyek Pembangunan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kelelahan kerja dan beban kerja terhadap 
tingkat stres kerja pada tenaga kerja konstruksi proyek pembangunan gedung terminal boarding Bandara 
Bolaang Mongondow. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 50 
responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis 
menggunakan uji Chi Square dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian 
besar pekerja mengalami kelelahan kerja berat (54%) dan beban kerja berat (76%). Uji statistik 
menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kelelahan kerja dan stres kerja (p = 0,002) serta antara 
beban kerja dan stres kerja (p = 0,001). Analisis regresi juga mengindikasikan bahwa keselamatan dan 
kesehatan kerja berpengaruh positif terhadap produktivitas tenaga kerja. Temuan ini menegaskan 
pentingnya pengelolaan beban kerja, kondisi fisik, dan mental pekerja untuk menurunkan stres kerja serta 
meningkatkan kinerja dan keselamatan di proyek konstruksi.

Published

2026-04-20

Issue

Section

Articles

How to Cite

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KELELAHAN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP TINGKAT STRES KERJA PADA TENAGA KERJA KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG TERMNIAL BOARDING DIBANDARA BOLAANG MONONDOW KECAMATAN LOLAK KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW . (2026). SUSCON: Sustainable Construction , 4(1), 121 131. http://calamus.id/index.php/suscon/article/view/569