Pemanfaatan Algoritma Convolutional Neural Networks (CNN) untuk Analisis Opini Publik terhadap Pemilihan Umum melalui Media Sosial X
DOI:
https://doi.org/10.67142/edutik.v6i4.523Keywords:
CNN, Opini Publik, Pemilihan Ulang, Media Sosial, Analisis Sentimen, Word2VecAbstract
ABSTRAK
Studi ini bertujuan untuk mengklasifikasikan sentimen publik terkait Pemilihan Suara Ulang (PSU) guna memetakan opini publik digital di media sosial X yang sangat penting bagi peneliti dan administrator pemilu dalam memahami respons masyarakat terhadap sengketa pemilu dengan kondisi data yang sangat tidak seimbang. Sebanyak 1.016 tweet dikumpulkan dan diproses melalui tahapan pra-pemrosesan teks meliputi pembersihan, normalisasi, dan stemming, yang kemudian dilabeli menggunakan leksikon kontekstual diperluas serta titik data manual. Untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas ekstrem tanpa menyebabkan kebocoran data, algoritma Random Over-Sampling (ROS) diterapkan secara eksklusif pada set pelatihan sebelum melatih model Convolutional Neural Network (CNN) berbasis embedding Word2Vec (100 dimensi, ukuran jendela 5, 15 epoch, ukuran batch 32) untuk dibandingkan dengan baseline Naive Bayes + TF-IDF + ROS. Berdasarkan distribusi dataset yang terdiri dari 79,4% Netral, 18,3% Positif, dan 2,3% Negatif, hasil eksperimen menunjukkan bahwa model CNN + Word2Vec + ROS yang diusulkan berhasil mencapai akurasi validasi sebesar 92,20% dan skor F1 Makro sebesar 0,78, terbukti mengungguli model dasar Naive Bayes yang hanya mencapai akurasi 80,49% dan skor F1 Makro 0,73. Meskipun integrasi Word2Vec dan ROS berhasil mengurangi keterbatasan pengklasifikasi berbasis frekuensi dalam wacana politik yang timpang, skor F1 untuk kelas negatif minoritas yang bernilai 0,55 menyoroti bahwa mendeteksi opini kritis masih menjadi tantangan yang memerlukan penyempurnaan metodologis lebih lanjut. Secara keseluruhan, studi ini memberikan kontribusi penting pada analisis sentimen politik di Indonesia dengan mengevaluasi potensi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam menyediakan kerangka kerja pemantauan sentimen elektoral yang kuat, sekaligus menekankan pentingnya ketelitian metodologis dalam menyeimbangkan deteksi sudut pandang minoritas secara cermat.
ABSTRACT
This study aims to classify public sentiment related to the Re-vote Election (PSU) in order to map digital public opinion on social media X which is very important for researchers and election administrators in understanding public responses to election disputes with highly imbalanced data conditions. A total of 1,016 tweets were collected and processed through text pre-processing stages including cleaning, normalization, and stemming, which were then labeled using an expanded contextual lexicon as well as manual data points. To address extreme class imbalance without causing data leakage, the Random Over-Sampling (ROS) algorithm was applied exclusively to the training set before training a Word2Vec embedding-based Convolutional Neural Network (CNN) model (100 dimensions, window size 5, 15 epochs, batch size 32) to be compared with the baseline Naive Bayes + TF-IDF + ROS. Based on the dataset distribution consisting of 79.4% Neutral, 18.3% Positive, and 2.3% Negative, the experimental results show that the proposed CNN + Word2Vec + ROS model successfully achieved a validation accuracy of 92.20% and a Macro F1 score of 0.78, proven to outperform the baseline Naive Bayes model which only achieved an accuracy of 80.49% and a Macro F1 score of 0.73. Although the integration of Word2Vec and ROS successfully mitigated the limitations of frequency-based classifiers in imbalanced political discourse, the F1 score for the minority negative class of 0.55 highlights that detecting critical opinions remains a challenge that requires further methodological refinement. Overall, this study makes an important contribution to political sentiment analysis in Indonesia by evaluating the potential of deep learning in providing a robust electoral sentiment monitoring framework, while emphasizing the importance of methodological rigor in carefully balancing minority viewpoint detection.
Downloads
References
Ardipandanto, A. (2022). Tantangan Dalam Menghadapi Pemungutan Suara Ulang PILKADA 2020: Perspektif Profesionalisme KPU. Kajian, 27(1), 1-12.
Biswas, S., Young, K., & Griffith, J. (2022). A comparison of automatic labelling approaches for sentiment analysis. arXiv preprint arXiv:2211.02976.
Gunawan, B., Sastypratiwi, H., & Pratama, E. E. (2018). Sistem Analisis Sentimen pada Ulasan Produk Menggunakan Metode Naive Bayes. JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika), 4(2), 113-118.
Handayani, R. S. (2020). Pemungutan Suara Ulang pada Pemihan Umum Tahun 2019 di Indonesia. Perspektif, 9(1), 9-18.
Iriyani, D. (2008). Pengembangan Supervisi Klinis untuk meningkatkan keterampilan dasar mengajar guru. Jurnal Didaktika, 2(02), 285-285.
Kim, Y. (2014, October). Convolutional neural networks for sentence classification. In Proceedings of the 2014 conference on empirical methods in natural language processing (EMNLP) (pp. 1746-1751).
Mawikere, S., & Tangkawarow, I. R. (2025). Analisis Sentimen Pada Berita Online Terhadap Coklit Pemilu 2024 Dengan Metode Naïve Bayes. JOURNAL OF INFORMATICS, BUSINESS, EDUCATION AND INNOVATION TECHNOLOGY, 3(1), 59-67.
Ngalo, S. F., Tangkawarow, I. R., & Santa, K. (2025). Analisis Sentimen Terhadap Ulasan Aplikasi Bsgtouch Menggunakan Algoritma Support Vector Machine. Jurnal Minfo Polgan, 14(2), 2990-2998.
Rong, X. (2014). word2vec parameter learning explained. arXiv preprint arXiv:1411.2738.
Santoso, J. T. (2024). Cara Memanipulasi Pembelajaran Mesin (Machine Learning). Penerbit Yayasan Prima Agus Teknik, 1-282.
Shafirra, N. A., & Irhamah, I. (2020). Klasifikasi Sentimen Ulasan Film Indonesia dengan Konversi Speech-to-Text (STT) Menggunakan Metode Convolutional Neural Network (CNN). Jurnal Sains dan Seni ITS, 9(1), 487936.
Suweleh, A. S., Susilowaty, D., Hairani, H., & Marzuki, K. (2020). Penanganan Ketidak Seimbangan Kelas Menggunakan Pendekatan Level Data. MATRIK: Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer, 20(1), 109-116.
Syahrohim, I., Saputra, S. D., Saputra, R. W., Pranatawijaya, V. H., & Priskila, R. (2024). Perbandingan analisis sentimen setelah pilpres 2024 di Twitter menggunakan algoritma machine learning. Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, 12(2).
Yahya, R. D., Wibowo, S. A., & Vendyansyah, N. (2024). Analisis Sentimen Untuk Deteksi Ujaran Kebencian Pada Media Sosial Terkait Pemilu 2024 Menggunakan Metode Support Vector Machine. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 8(2), 1182-1189.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Claudia Pither, Irene Realyta Haldy Trosi Tangkawarow, Audy Aldrin Kenap (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















