Analisis Sentimen Pelanggaran Politik Uang pada Pilkada Menggunakan Integrasi SMOTE dan Long Short-Term Memory (LSTM)
DOI:
https://doi.org/10.67142/edutik.v6i4.524Keywords:
Analisis Sentimen, Long Short-Term Memory, SMOTE, Pilkada, Politik UangAbstract
ABSTRAK
Praktik politik uang merupakan ancaman serius terhadap integritas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia, di mana opini dan keluhan publik banyak disuarakan melalui media sosial X. Namun, analisis sentimen otomatis terhadap isu ini sering terkendala oleh ketimpangan kelas data yang parah antara dokumen teks positif dan negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan alur kerja baru yang mengintegrasikan teknik penyeimbangan data berbasis Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) dan arsitektur sekuensial Long Short-Term Memory (LSTM) untuk mengklasifikasikan sentimen terkait pelanggaran pemilu. Dataset yang digunakan terdiri dari 1.013 unggahan bahasa Indonesia dari platform X yang diekstraksi dari Oktober hingga November 2024. Metode penelitian meliputi prapemrosesan teks (cleaning, case folding, normalisasi, stopword removal, dan tokenisasi), ekstraksi fitur Embedding, aplikasi SMOTE pada ruang vektor, dan klasifikasi menggunakan LSTM 128 memori tersembunyi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan SMOTE berhasil mengatasi masalah bias kelas mayoritas pada model LSTM standar. Model usulan SMOTE-LSTM ini mampu mendongkrak performa deteksi kelas minoritas secara signifikan, menghasilkan nilai presisi sebesar 0,84, recall sebesar 0,83, dan F1-score sebesar 0,83 pada kelas negatif (laporan kecurangan). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi SMOTE dan LSTM memberikan sensitivitas yang kokoh dalam mengenali opini kecurangan pemilu, sehingga sangat layak dipertimbangkan sebagai modul awal sistem pemantauan digital otomatis bagi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
ABSTRACT
The practice of money politics poses a serious threat to the integrity of regional elections (Pilkada) in Indonesia, where public opinions and complaints are widely voiced through the social media platform X. However, automated sentiment analysis on this issue is frequently hindered by a severe data class imbalance between positive and negative text documents. This study aims to implement a new workflow integrating the data balancing technique based on Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) and the sequential architecture of Long Short-Term Memory (LSTM) to classify sentiments regarding election violations. The dataset consists of 1,013 Indonesian posts from platform X, extracted from October to November 2024. The methodology includes text preprocessing (cleaning, case folding, normalization, stopword removal, and tokenization), Embedding feature extraction, the application of SMOTE in the vector space, and classification using an LSTM with 128 hidden memory units. The results indicate that the incorporation of SMOTE successfully resolved the majority class bias inherent in the standard LSTM model. The proposed SMOTE-LSTM model significantly boosted the detection performance of the minority class, yielding a precision of 0.84, a recall of 0.83, and an F1-score of 0.83 for the negative class (fraud reports). The conclusion of this study demonstrates that the integration of SMOTE and LSTM provides robust sensitivity in recognizing election fraud opinions, making it highly viable as an initial automated digital monitoring module for the Elections Supervisory Agency (Bawaslu).
Downloads
References
Adriyendi, A. (2025). Artificial Intelligence dengan Model Diskriminatif dan Model Generatif (Pendekatan Saintifik Populer pada Riset Kolaboratif). Penerbit Widina.
Alawiyah, S. N. (2021). Pemodelan Menggunakan Pendekatan Recurrent Neural Network Long Short Term Memory (Rnnlstm) Pada Harga Emas Dunia (Doctoral dissertation, Muhammadiyah University, Semarang).
Alkahfi, C., Kurnia, A., & Saefuddin, A. (2024). Perbandingan Kinerja Model Berbasis RNN pada Peramalan Data Ekonomi dan Keuangan Indonesia: Performance Comparison of RNN-Based Models in Forecasting Indonesian Economic and Financial Data. MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 4(4), 1235-1243.
Amalia, A., & Rojabi, M. A. (2026). Fundamental Natural Language Processing. Afdan Rojabi Publisher.
Bere, E. S., & Kaesmetan, Y. R. (2025). Perbandingan Kinerja Convolutional Neural Network, Recurrent Neural Network Dan Long Short Term MEMORY DALAM ANALISIS SENTIMEN. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 9(4), 5984-5991.
Febriadinata, F., & Laili, W. N. (2025). Fenomena Politik Uang Pada Pemilu Indonesia: Tantangan Dalam Mewujudkan Demokrasi Pancasila. Jurnal Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, 7(01), 44-63.
Jatiarso, I. B. (2025). Klasifikasi Emosi Pada Tweet Pengguna Platform X Menggunakan Metode LSTM-GloVe Berbasis SMOTE. Jurnal Repositor, 7(3).
Kurniawati, Y. E. (2019). Class imbalanced learning menggunakan algoritma synthetic minority over-sampling technique–nominal (SMOTE-N) pada dataset tuberculosis anak. Jurnal Buana Informatika, 10(2), 134-143.
Manoppo, T. N. (2025). Melawan Cyberbullying: Pendekatan Data Science dan Kacamata Hukum Positif Indonesia. Deepublish.
Saleha, D. (2026). Jalan Terjal Menuju Kepala Daerah: Ambang Batas Pilkada dan Rekonstruksi Demokrasi Lokal Indonesia. Minhaj Pustaka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Keiza Sasako, Irene Realyta Haldy Trosi Tangkawarow, Efraim Ronald S Moningkey (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















