Perilaku Komunikasi Anak Single Parent (Studi Kasus di Kelurahan Labuhan Dalam, Bandar Lampung)

Authors

  • Mutmainah Mutmainah Universitas Bandar Lampung Author
  • Wawan Hernawan Universitas Bandar Lampung Author
  • Noning Verawati Universitas Bandar Lampung Author

DOI:

https://doi.org/10.67142/edutik.v6i4.553

Keywords:

perilaku komunikasi, anak, single parent, komunikasi keluarga, komunikasi interpersonal

Abstract

ABSTRAK

             Meningkatnya jumlah keluarga single parent di Kelurahan Labuhan Dalam Bandar Lampung, menjadi fenomena sosial yang penting dikaji. Orang tua tunggal menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah dan pengasuh utama. Kondisi ini berkaitan perilaku komunikasi anak dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku komunikasi anak single parent di Kelurahan Labuhan Dalam Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dipilih secara purposif dan snowball sampling, meliputi anak, orang tua tunggal, serta informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian menemukan bahwa komunikasi yang terbuka, hangat, dan mendukung membuat anak lebih percaya diri serta mampu menjalin hubungan sosial yang baik. Sebaliknya, keterbatasan waktu orang tua akibat tuntutan ekonomi mengurangi intensitas komunikasi sehingga sebagian anak cenderung tertutup dan sulit mengekspresikan perasaan. Meskipun demikian, orang tua tunggal tetap berupaya membangun kedekatan emosional melalui komunikasi interpersonal yang positif sehingga hubungan orang tua dan anak tetap terjalin baik.

ABSTRACT

             The increasing number of single-parent families in Labuhan Dalam, Bandar Lampung, has become an important social issue. Single parents perform dual roles as breadwinners and primary caregivers, which is closely related to children's communication behavior. This study aims to examine the communication behavior of children from single-parent families in Labuhan Dalam, Bandar Lampung. This study employed a qualitative case study approach. Informants were selected through purposive and snowball sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings show that open, warm, and supportive communication helps children become more confident and build positive social relationships. However, parents' limited time due to economic demands reduces communication, making some children more reserved. Despite this, single parents continue to foster emotional closeness through positive interpersonal communication, maintaining good parent–child relationships.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bariq Rizky Abdillah, R. (2025). Hubungan Intensitas Komunikasi Interpersonal Antara Orang Tua Dan Anak Dengan Kenakalan Anak (Studi Kasus Siswa SMA Negeri 6 Kota Bengkulu) (Doctoral dissertation, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik).

Blumer, H. (1966). Sociological implications of the thought of George Herbert Mead. American journal of sociology, 71(5), 535-544.

DeVito, J. A., & DeVito, J. (2019). The interpersonal communication book. Instructor, 1(18), 521-532.

Dharma, D. S. A. (2022). Membaca peran teori ekologi bronfenbrenner dalam menciptakan lingkungan inklusif di sekolah. Special and Inclusive Education Journal (SPECIAL), 3(2), 115-123.

Hakikoh, H. R., Hariyati, F., & Corliana, T. (2025). Komunikasi resiliensi ibu tunggal dalam meningkatkan ketahanan keluarga. Jurnal Komunikasi Nusantara, 7(2), 287-298.

Hariyanto, D. (2021). Buku ajar pengantar ilmu komunikasi. Umsida Press, 1-119.

Hasbullah, A. R., & Ahid, N. (2022). Penerapan Teori Interaksi Simbolik dan Perubahan Sosial di Era Digital. At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah, 10(1), 36-49.

Hereyah, Y., & Purwanti, A. (2021). Family Communication on Single-Parenting Families in Maintaining Relationships and Shaping Children's Self-Concepts. Ilkogretim Online, 20(4), 380.

Ibda, H. (2022). Ekologi perkembangan anak, ekologi keluarga, ekologi sekolah dan pembelajaran. ASNA: Jurnal Kependidikan Islam Dan Keagamaan, 4(2), 75-93.

Juita, D. R., & Rohmah, S. (2024). Pengembagan Keterampilan Sosial Anak Dalam Komunikasi Dan Kerjasama. Attamkiim: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 58-64.

Mahaputri, A., & Helmi, B. (2026). Peran Komunikasi Keluarga dalam Meminimalisasi Dampak Psikologis Perceraian pada Remaja di Medan Helvetia. MAUIZOH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi, 11(1), 97-116.

Maizura, N., Indreswari, H., & Eva, N. (2024). Analisis Keterampilan Komunikasi Interpesonal Siswa SMA Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang. Flourishing Journal. https://doi. org/10.17977/um070v4i122024p563-570.

Martatotu, N. A. H., & Setianingrum, V. M. (2026). Pola komunikasi anak keluarga disfungsional di Surabaya. The Commercium, 10(1), 484-502.

Nawati, I., Lestari, P. A., & Silalahi, S. (2025). Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah, Profesionalisme Guru, Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Peningkatan Mu-Tu Pendidikan Di Sekolah Dasar Negeri 1 Haji Pemanggilan Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Pendidikan UNIGA, 19(1), 35-44.

Putri, S. K., Mutiah, S., & Kom, M. I. POLA KOMUNIKASI IBU SINGLE PARENT DALAM MENDIDIK ANAK USIA REMAJA DI MOJOKERTO.

Putri, S., Wibowo, A. A., & AM, M. A. (2024). Pentingnya komunikasi efektif dalam keluarga untuk mengembangkan kemampuan emosional anak. Montessori Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, 5(1).

Ratnawati, I., Imron, A., & Benty, D. D. N. (2018). Manajemen pendidikan karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka. JAMP: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 1(3), 284-292.

Sartika, D., Leliana, I., & Hariatiningsih, L. R. (2025). Strategi Komunikasi Orang Tua Tunggal Dalam Menjaga Kesehatan Mental Anak Pasca Perceraian. Jurnal Pewarta Indonesia, *7*, 184-195. https://pewarta.org/index.php/JPI/article/view/258/160

Sunata, I. (2023). Kajian tentang komunikasi dan budaya. Journal of Da'wah, 2(1), 100-131.

Syifa, Y., & Selian, S. N. (2025). Pola interaksi ibu dan anak pada keluarga single parent. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(4), 1513-1523.

Zalva, S., & Abdullah, M. N. A. (2025). ANALISIS DAMPAK PERCERAIAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK. SABANA: Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara, 4(2), 294-301.

Downloads

Published

2026-08-05