Perbandingan Algoritma Decision Tree dan Random Forest dalam Klasifikasi Pola Durasi Penyelesaian Perkara Perceraian Berbasis Data SIPP di Pengadilan Negeri Bitung
DOI:
https://doi.org/10.67142/edutik.v6i4.592Keywords:
Decision Tree, Random Forest, SIPP, perceraian, klasifikasiAbstract
ABSTRAK
Kasus perceraian merupakan salah satu jenis perkara perdata dengan volume tinggi yang memerlukan pengelolaan data tidak hanya secara administratif, tetapi juga analitis. Data dari sistem penelusuran perkara (SIPP) berpotensi digunakan untuk mengidentifikasi pola penyelesaian perkara secara lebih objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan durasi penyelesaian kasus perceraian di Pengadilan Negeri Bitung ke dalam tiga kategori cepat, sedang, dan lama dengan menggunakan algoritma Decision Tree dan Random Forest. Kumpulan data mencakup 824 kasus dari periode 2021–2025 yang telah melalui tahap pembersihan, seleksi, pelabelan, dan transformasi fitur. Label durasi ditentukan menggunakan pendekatan kuartil, dengan ambang batas Q1 sebesar 37 hari dan Q3 sebesar 76 hari. Fitur-fitur yang digunakan meliputi jumlah hari persidangan, status putusan, serta bulan, hari dalam seminggu, dan kuartal pendaftaran perkara. Data dibagi dengan rasio 80:20 menggunakan metode stratified split dan selanjutnya dievaluasi berdasarkan akurasi, presisi, recall, skor F1, confusion matrix, dan validasi silang cross-validation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Random Forest Tuned memiliki kinerja terbaik dengan akurasi 70,30%, presisi 0,7084, recall 0,7030, dan skor F1 0,6934 sehingga mengungguli model Decision Tree yang mencapai akurasi 59,39% dan skor F1 0,5954. Model dengan kinerja terbaik tersebut kemudian diimplementasikan ke dalam dasbor prediksi berbasis Streamlit. Hasil ini menunjukkan bahwa Random Forest Tuned menawarkan pendekatan yang lebih andal untuk mengklasifikasikan durasi kasus perceraian berdasarkan data administratif SIPP.
ABSTRACT
Divorce cases are one of the high-volume types of civil cases that require data management not only from an administrative perspective but also from an analytical one. Data from the Case Tracking System (SIPP) can potentially be used to identify patterns in case resolution more objectively. This study aims to classify the duration of divorce case resolution at the Bitung District Court into three categories—fast, moderate, and slow—using the Decision Tree and Random Forest algorithms. The dataset comprises 824 cases from the 2021–2025 period that have undergone data cleaning, selection, labeling, and feature transformation. Duration labels were determined using a quartile approach, with a Q1 threshold of 37 days and a Q3 threshold of 76 days. The features used include the number of trial days, the status of the judgment, as well as the month, day of the week, and quarter of case filing. The data was split in an 80:20 ratio using the stratified split method and subsequently evaluated based on accuracy, precision, recall, F1 score, confusion matrix, and cross-validation. The results show that the Tuned Random Forest model performed best with an accuracy of 70.30%, precision of 0.7084, recall of 0.7030, and an F1 score of 0.6934, outperforming the Decision Tree model, which achieved an accuracy of 59.39% and an F1 score of 0.5954. The model with the best performance was then implemented into a Streamlit-based prediction dashboard. These results indicate that the Tuned Random Forest offers a more reliable approach for classifying the duration of divorce cases based on SIPP administrative data.
Downloads
References
Hafiz, M. F., Iskandar, A., Harahap, D. R., & Purba, S. S. T. (2026). Efektifitas Penerapan Algoritma Decision Tree pada Sistem E-Persuratan dalam Meningkatkan Kecepatan dan Akurasi Pengelolaan Dokumen. Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI), 5(1), 212-218.
Helmud, E., Fitriyani, F., & Romadiana, P. (2024). Classification comparison performance of supervised machine learning random forest and decision tree algorithms using confusion matrix. Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), 13(1), 92-97.
Kurnia, D. (2021). Pembangunan Model Clustering Dalam Pengelompokan Pengadilan Agama Berdasarkan Kasus Perceraian Dengan Menggunakan Algoritma K-Means. KOPERTIP: Jurnal Ilmiah Manajemen Informatika dan Komputer.
Paramita, C., & Rafrastara, F. A. (2023). Pemanfaatan Algoritma K-Means untuk Membuktikan Implementasi Undang-Undang Pelanggaran Hukum Korupsi di Pengadilan Negeri Banjarmasin. Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT, 8(2), 149-154.
Pasha, K. (2025). Prediksi Angka Perceraian Menggunakan Machine Learning. Buffer Informatika, 11(1), 1-6.
Pinem, T. H., & Putra, Z. P. (2025). Evaluasi kinerja algoritma klasifikasi deep learning dalam prediksi diabetes. Jurnal Ilmiah FIFO, 17(1), 17-28.
Rahmadini, R., & Santoso, B. J. (2025). Machine learning-based prediction of divorce verdicts using posita data and imbalanced data handling: A case study in Padang Sidempuan. International Journal of Advances in Data and Information Systems, 6(2), 460-478.
Rodríguez-Salcedo, E., Martínez-Bonilla, C., Pérez-Mayorga, B., Salame-Ortiz, M., Armas-Freire, P., Espín-Miniguano, A., & Pino-Loza, E. (2025). Evaluating AI decision tools in Ecuador’s courts: efficiency, consistency, and uncertainty in legal judgments. Frontiers in Artificial Intelligence, 8, 1688209.
Silvana, R. A., Anggiani, N., Labib, A., Pratiwi, R. L., & Widanegsih, E. (2025). Perbandingan Kinerja Algoritma Decision Tree dan Random Forest dalam Memprediksi Kepuasan Penumpang Maskapai. Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer, 5(3).
Sumual, H., Sumual, H., & Ratumbuisang, K. F. (2025). Student Evaluation of Lecturer Performance Faculty of Engineering, Universitas Negeri Manado. International Journal of Information Technology and Education, 5(1), 24-39.
Tambuwun, F. B., Kenap, A. A., & Tangkawarow, I. R. H. T. (2026). Predicting ZNERGY Athletes' Swimming Times Using Random Forest Based on Lifestyle Physiological Exercise. Journal La Multiapp, 7(2), 500-510.
Torondek, D. C. H., Kaparang, D. R., & Pardanus, R. H. W. (2025). Implementasi Algoritma Random Forest untuk Klasifikasi Judul Skripsi berdasarkan Bidang Konsentrasi pada Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado. Edutik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, 5(6), 1922-1935.
Wibawa, A. D., Suryani, S. D., & Pratasik, S. (2025). Classifying Electroencephalogram (EEG) Signals via Brain Activity Mapping to Distinguish Identified vs Unidentified Information. CommIT (Communication and Information Technology) Journal, 19(1), 101-114.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Constantine Kandowangko, Audy Aldrin Kenap, Quido Conferti Kainde (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















