Pengembangan Video Dokumenter Desa Pulutan menggunakan Teknik Symmetry Shot sebagai Media Pelestarian Budaya
Keywords:
Video Dokumenter, Desa Pulutan, Pelestarian Budaya, Symmetry Shot, GerabahAbstract
Perkembangan teknologi informasi membawa tantangan nyata terhadap eksistensi pelestarian budaya lokal, termasuk pada industri kerajinan gerabah di Desa Pulutan, Kabupaten Minahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video dokumenter sinematik yang memanfaatkan teknik Symmetry Shot sebagai media edukasi pelestarian budaya sekaligus promosi potensi wisata lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D) menggunakan model pengembangan Cyclic Strategy yang mencakup tahapan brief, tahap 1, tahap 2, evaluasi 1, tahap 3, evaluasi 2, tahap 4, hingga tahap outcome. Hasil dari penelitian ini berupa produk akhir video dokumenter berdurasi 15-25 menit dengan resolusi HD (1920x1080) dan format MP4. Berdasarkan proses validasi dan pengujian kelayakan, produk video dokumenter ini berhasil meraih skor rata-rata 3,59 (Layak) dari ahli media, 4,75 (Sangat Layak) dari para ahli materi, dan 3,63 (Sangat Baik) dari tanggapan 44 responden uji coba. Dari hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa video dokumenter ini terbukti sangat layak untuk diimplementasikan sebagai sarana informasi dan media pelestarian sejarah Desa Pulutan.



