Pengaruh Self Efficacy Technology dan Literasi Digital terhadap Technophobia Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi dan komunikasi
Keywords:
Self-efficacy teknologi, Literasi Digital, Technophobia, Mahasiswa PTIK, Regresi Linear BergandaAbstract
Akselerasi Teknologi mewajibkan Mahasiswa PTIK untuk mampu mengoprasikan teknologi secara efektif . kendati demikian , gejala Technopobia atau kecemasan pada teknologi masih di temukan pada sebagian mahasiswa . studi ini diorientasikan untuk menguji dampak self efficacy dan literasi digital mahasiswa terhadap technophobia. Melalui pendekatan kuantitatif dengan metode survei, penelitian ini melibatkan 88 responden yang ditentukan via teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen angket, yang kemudian dianalisis dengan teknik regresi linear berganda. Temuan penelitian membuktikan bahwa self-efficacy teknologi dan literasi digital secara simultan memberikan pengaruh signifikan terhadap technophobia (F = 33,346;Sig. = 0,000). Secara parsial, baik self-efficacy teknologi (t = -3,068; Sig. = 0,003$) maupun literasi digital (t = -4,214; Sig. = 0,000$) menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan terhadap technophobia. Koefisien determinasi (R2) senilai 0,440 mengindikasikan bahwa kontribusi kedua variabel tersebut adalah sebesar 44%. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa reduksi tingkat technophobia mahasiswa dapat dicapai melalui penguatan self-efficacy teknologi dan literasi digital.



