Pengembangan Video Dokumenter Desa Kiawa Raya menggunakan Teknik Sinematografi Rule of Thirds
Keywords:
Video Dokumenter, Rule of Thirds, Sinematografi, Pelestarian Budaya, Desa Kiawa RayaAbstract
Warisan budaya Desa Kiawa Raya terancam terlupakan tanpa dokumentasi visual yang memadai. Merespons hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan video dokumenter berjudul “Retak: Warisan Yang Tak Terjaga” sebagai medium pelestarian dengan meningkatkan estetika visual melalui teknik sinematografi Rule of Thirds. Metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) diterapkan menggunakan alur 3P (Pra-produksi, Produksi, dan Pasca-produksi) yang diintegrasikan dengan strategi siklus untuk keperluan evaluasi formatif. Proses pengerjaannya mencakup riset mendalam, pengambilan gambar yang berfokus pada komposisi Rule of Thirds dan penataan cahaya spesifik, hingga tahapan color grading menggunakan DaVinci Resolve. Hasil penelitian berupa video berdurasi 17 menit 57 detik ini menampilkan dominasi visual Rule of Thirds sebesar 81,52%. Melalui uji kelayakan oleh ahli media, karya ini memperoleh skor rata-rata 4,53 dari skala 5,00 (kategori sangat layak), membuktikan efektivitasnya sebagai media informasi, edukasi, dan promosi yang mampu meningkatkan kesadaran publik terhadap sejarah serta budaya Desa Kiawa Raya.



