EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN DENGAN ENGGUNAKAN METODE BINA MARGA SEBAGAI DASAR PENENTUAN PERBAIKAN JALAN
Studi Kasus : Jalan LD. Meko, Desa Kasaka
Keywords:
Kerusakan Jalan, Metode Bina Marga, Evaluasi Kondisi Jalan, Pemeliharaan JalanAbstract
Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat serta distribusi
barang dan jasa. Kondisi jalan yang mengalami kerusakan dapat menurunkan tingkat kenyamanan, keamanan, dan efisiensi
transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kerusakan jalan, tingkat keparahan kerusakan, serta menentukan
penanganan yang tepat berdasarkan metode Bina Marga 1990 pada ruas Jalan LD. Meko Desa Kasaka Kabupaten Muna. Metode
penelitian dilakukan melalui survei visual lapangan dengan membagi ruas jalan menjadi segmen sepanjang 100 meter untuk
mengidentifikasi jenis kerusakan, tingkat keparahan, dan luas kerusakan. Data lalu lintas juga dikumpulkan untuk menghitung Lalu
Lintas Harian Rata-rata (LHR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan yang ditemukan meliputi retak kulit buaya, sungkur,
kekasaran permukaan, lubang, dan amblas dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang. Nilai LHR pada ruas jalan sebesar ±180
smp/hari yang termasuk kategori lalu lintas rendah. Berdasarkan perhitungan metode Bina Marga 1990 diperoleh Nilai Kondisi Jalan
(NKJ) sebesar 79,04% yang menunjukkan kondisi jalan masih berada pada kategori sedang dan masih berfungsi secara operasional.
Oleh karena itu, penanganan yang direkomendasikan adalah pemeliharaan rutin serta perbaikan lokal pada segmen yang mengalami
kerusakan agar kerusakan tidak berkembang menjadi lebih berat.