ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN PERBANDINGAN METODE VISUAL BINA MARGA (DJBM) DAN SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DI PERUM MAESA UNIMA KECAMATAN TONDANO SELATAN KABUPATEN MINAHASA
Keywords:
Kerusakan Jalan, Surface Distress Index (SDI), Visual DJBM, Survei Lapangan, Prioritas Pemeliharaan, Perum Maesa UnimaAbstract
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi dan tingkat kerusakan jalan di Perum
Maesa Unima dengan membandingkan metode Visual Bina Marga (DJBM) dan
Surface Distress Index (SDI). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif
kuantitatif melalui survei lapangan pada segmen jalan tiap 100 meter. Penilaian
dilakukan berdasarkan jenis dan tingkat kerusakan permukaan serta perhitungan
parameter SDI meliputi luas retak, lebar retak, jumlah lubang, dan kedalaman alur.
Hasil menunjukkan sebagian besar ruas jalan berada dalam kondisi sedang, namun
pada STA 1+000–1+600 teridentifikasi kerusakan berat berdasarkan nilai SDI.
Secara keseluruhan, 63,34% ruas memerlukan penanganan lanjutan. Penggunaan
kedua metode secara bersamaan menghasilkan evaluasi kondisi jalan yang lebih
objektif dan komprehensif.